BIOGRAFI GURU

 

NAMA : FATKHURRAHMAN MAULANA AKBAR

KELAS : 1 i

PRODI : PAI

BIOGRAFI GURU


Sri Rizqi S.Ag



 

Nama beliau adalah Sri rizqi S.Ag. Alamatnya jalan karet komplek surya kencana 5 no B12, ya dulu dia adalah seorang guru sd yang sangat rajin bagiku, tapi SD yang dulu dia tempati adalah SD yang sangat jauh dari Pontianak dan kalo pergi dari rumah mungkin abis shalat subuh langsung bersiap siap untuk berangkat ke SD tersebut. Dengan tanah oren yang begitu licin di daerah sana bahkan hanya sedikit kendaraan yang melewati daerah sana, suaminya juga bekerja tidak sama dengan dia tapi lebih jauh suaminya ketimbang istrinya. Jadi itu menurutku butuh perjuangan yang berat.

Kalian pasti kaget kenapa aku bisa tau itu semua karna dia adalah ibuku yang telah melahirkan ku dan membesarkan aku hingga saat sekarang. Orang tuaku adalah guru dan seorang dosen, aku sangat bersyukur dengan pekerjaan orang tuaku. Nah biasanya saat pagi sekali aku dibangunin dan di meja makan sudah ada tersedia makanan yang hangat dengan segelas susu coklat hangat.

Dia selalu bangun pagi dan lebih mengutamakan anak anaknya ketimbang dia sendiri. Ya aku simata wayang hingga sekarang aku memiliki adik yang bedanya 12 tahun dengan aku. Pas aku masih kecil dia sudah bekerja sebagai guru di tempat yang sangat jauh bagiku setiap hari harus bangun pagi demi sesuap nasi.

Orang tuaku dan aku dulunya tinggal disebuah rumah dinas yang berada jauh dari Pontianak dan kebetulan rumah dinas itu berdekatan dengan sekolah tapi sayangnya tidak ada rumah lagi selain rumah dinas yang berisikan aku dan orangtuaku. Beliau adalah orang yang sabar dan ceria.

Yang aku ceritakan ini lebih banyak mengenai ibuku yang seorang guru hingga sekarang dengan perjalanan yang luar biasa dihadapinya. Sampailah aku pada kelas 2 SD Ibuku pindah di sekolah tepat dengan SD yang sama dengan ku kebetulan dia juga ngajar anak SD kelas 2 jadi biasa ibu aku yang mengajar. Dimataku dia memang seorang guru yang ceria dan baik tapi kalo ada anak yang nakal ya memang harus ditegasi kalo nggak ya makin nyeleneh.

Beliau sudah berumur 43 tahun mungkin sudah belasan tahun dia menjadi guru. Tapi pas aku kelas 2 SD ternyata mama aku masih ngajar di tempat yang jauh sana tapi itu pagi aja trus siang sampai sore ngajar ke SD aku jadi dia dalam sehari ngajar 2 sekolah yang berbeda. Dia tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya demi mencari nafkah dan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Pagi sekali aku diantar ke sekolah soalnya aku gak ada yang jaga jadi aku dititipkan kepenjaga sekolah situ biar aku ada yang jaga dan sekalian numpang makan juga tapi gak selalu aku minta makan aku biasanya memang bawa bekal sendiri agak tidak merepotkan penjaga sekolah.

Nah pas siang ibuku datang lalu Mengajar di sekolahku dan aku senang sekali pas dia datang ke sekolah akhirnya aku bisa ngerasa gak kesepian. Dia selalu mengerjakan perintah sekolah dan juga ramah kepada guru lain. Biasanya pas dia balik dari ngajar yang sekolahnya jauh itu dia selalu bawain aku nasi bungkus yang sangat aku suka. Biasanya dia diantar suaminya yaitu ayahku ke sekolah.

Tibalah saat perpisahan dan kenaikan kelas biasnya ada anak murid ibuku yang ngasi kado atau da nada juga yang menghadiahkan ibu aku Tas yang bagus dan masih banyak hadiah yang ibu aku terima dari wali murid soalnya dia adalah seorang guru yang baik dan wali murid kemungkinan menyukai guru seperti ibuku. Biasanya aku pas sebelum ulangan dia selalu mengajarkanku bagaimana cara menjawab soal dengan benar dan jangan buru buru dia juga guru dirumahku dan bisa juga ibuku dirumah.

Sewaktu di kelasku ibuku juga pernah berpesan kepada seluruh anak muridnya agar untuk selalu jadi anak yang berguna bagi bangsa dan Negara dan terutama untuk membanggakan kedua orang tua. Saat itulah teman temanku merasa kagum pada ibuku karna dimata mereka dia adalah seorang guru yang sangat mereka sukai dan tidak memiliki ekspresi yang teman temanku tidak sukai.

Dulu juga ibuku juga bercerita kepada anak muridnya jika dulu dia adalah seorang anak yang nakalnya kelewatan dan sangat tomboy, dia sering ngejahili teman temannya dan ditakuti sama anak cowok. Nah pada saat itulah akhirnya temanku yang memperhatikan dia berbicara sangat terhibur. Dan ibu aku juga berpesan pada temanku atau muridnya bahwa yang nakal bisa jadi yang lebih baik. Maka dari itu kita jangan pantang semangat untuk terus menuntut ilmu. Aku juga sangat bangga terhadap ibu aku karna dia adalah seorang guru yang mantap betul.

Dia memilki banyak saudara ada juga saudara yang dikampung. Saudara di kota ada 3 orang. Biasa juga kalo udah musim pulang kampung semua nya berkumpul dan saling membahas pekerjaan mereka masin masing. Tibalah saat nya TUR ke singkawang dan semua guru guru ikut bersama murid kami berangkat pagi jam 8 dan sampai sana jam 12an Alhamdulillah kami selamat. Kami sangat menikmati perjalanan kami karna ada ibuuku yang seorang guru dan ada juga temanku yang seorang murid dari mama aku. Kita sangat menikmati juga saat telah sampai di singkawang kami saling canda tawa dan bermain pasir. Ada juga om om dan rupanya dia juga seorang guru di SD aku dia jago berenang dan dia memperlihatkan kemahiran berenang dia di pantai. Aku sempat kagum dengan dia tapi aku pengen juga bisa berenang tapi juga takut tenggelam. Lebih baik nanti aja deh aku belajar. Jadi hari mulai mau sore kami berkumpul dan berbaris untuk memastikan teman temanku ada semua dan guru juga sudah pada berkumpul. Kami pun pulang. Kami sampai ke Pontianak dengan keadaan ngantuk dan kami cukup puas akhirnya bisa jalan jalan bersmaa teman temanku yang sebagai murid dengan ibuku yang sebagai guru di SD.

Tibalah akhirnya aku masuk SMP seperti biasa ibuku selalu berangkat awal dan dia pindah kerja lagi di daerah kakap dan Alhamdulillah Ibu aku nggak lagi jauh kerjanya dan cuman satu sekolah aja. Itu semua berkat almarhum ayahku yang udah bantu ibu aku ngurus surat kepindahan ngajar ibuku jadi bisa gak jauh dari rumah ibuku ngajar. Okelah sekian dari biografi guru yang aku tulis guru itu tidak lain adalah ibuku senidiri dan dia merupakan guru panutanku hingga saat ini. Pesan yang aku ingat terus adalah jadilah diri sendiri, sekian terimakasih.

 

 

 

 

 

 

Komentar